Tahun 2020 sudah tiba, bagaimana Anda menyikapi tahun ini dengan lebih baik atau biasa-biasa saja, agar hidup lebih baik setidaknya kita harus tahu bagaimana cara mengelola keuangan. Saat ini saya sering temui orang dengan persoalan tentang keuangan, karena saya juga mengalami hal yang sama, jadi mari kita bahas satu-persatu agar finansial kita lebih baik.

Masalah keuangan adalah satu dari sekian banyak persoalan yang rutin menghampiri anak muda, apalagi orang yang sudah dewasa yang sudah berumah tangga selalu bertanya-tanya bagaimana cara mengatur keuangan rumah tangga. Memang mengatur keuangan bukan hal yang tidak mudah tetapi kita harus mempelajari sedikit demi sedikit agar kita bisa tahu cara mengatur keuangan kita sendiri.

Kondisi keuangan yang buruk bukan hanya karena kecilnya pendapatan atau gaji yang masuk ke rekening setiap bulan, tapi karena ketidakmampuan kita mengelolanya dengan baik.

Cara Mengelola Keuangan

Salah satu indikasi sehatnya kehidupan finansial adalah tidak ada utang dan pemasukan cukup untuk menutup semua biaya hidup. Jika akhir-akhir ini Anda merasa stres dengan kehidupan apalagi persoalan tentang finansial yang tak kunjung membaik, cara memperbaiki kondisi keuangan berikut bisa Anda terapkan:

1. Ketahui Penyebabnya
Hal pertama yang harus Anda lakukan adalah mengecek penyebab merosotnya kesehatan keuangan Anda. Pelajari baik-baik apa masalahnya. Jika sudah ketemu,
langkah selanjutnya adalah mencari solusi terbaik.

Contoh hal kecil, pengeluaran tidak terkendali karena terlalu sering makan di luar, maka solusinya adalah Anda harus tegas memangkas pengeluaran tersebut dan
mengalokasikannya untuk kebutuhan yang lebih perlu.

2. Menyusun Anggaran
Kondisi keuangan yang berantakan sering kali terjadi karena ketidakjelasan pembukuan. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, buatlah daftar anggaran
sejak awal. Tulis dengan jelas jumlah pemasukan dan pengeluaran secara detail lengkap. Dengan begitu Anda bisa dengan mudah mengontrol kebutuhan apa saja
yang harus diprioritaskan dan mana yang bisa ditunda.

3. Bayar Utang
Utang, terutama yang berbunga atau tidak itu adalah salah satu alasan memburuknya kondisi dompet Anda. Jika Anda sudah terlanjur berutang, cobalah untuk menyicilnya
sedikit demi sedikit. Jika sudah lunas, sebisa mungkin jauhkan diri dari utang karena hal ini hanya akan membebani pikiran di kemudian hari.

4. Investasi
Jika utang sudah lunas, saatnya Anda mengalokasikan dana khusus untuk diinvestasikan. Baik jangka panjang maupun pendek, investasi sangat penting manfaatnya.
Suatu hari Anda pasti akan membutuhkannya.

Anda juga bisa menggunakan cara lain ketika berinvestasi yaitu dengan menyisihkan beberapa persen dari penghasilan untuk ditabung, baru menggunakan sisanya untuk
memenuhi kebutuhan sehari-hari, bukan sebaliknya.

5. Jangan Boros
Kebiasaan buruk seperti nongkrong tidak jelas, berfoya-foya dan boros dalam membelanjakan uang adalah penyebab kenapa dompet selalu kosong. Daripada terus-terusan
begitu, lebih baik coba latih diri Anda untuk menghindari kebiasaan buruk tersebut. Awalnya memang susah, tapi ingatlah bahwa ini dilakukan demi kebaikan Anda sendiri.

6. Punya Dana Talangan
Punya dana talangan atau cadangan juga penting, lho. Dana ini bisa dipakai sewaktu-waktu ada kebutuhan mendesak. Misalkan suatu hari Anda di-PHK dari kantor,
Anda tak perlu risau sebab masih punya dana cadangan ini. Gunakan dengan bijak dan lebih terarah.

Dana itu bisa Anda pakai untuk membuka usaha baru sembari mencari pekerjaan lain. Itulah pentingnya punya dana talangan. Itulah 6 cara memperbaiki kondisi keuangan yang bisa Anda praktikkan. Semoga bermanfaat, ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *