Sign in / Join

The New York Film Academy, Pintu Masuk ke Hollywood dan Persyaratannya

44
0
Share:

Halo kawan, ada info lagi nih, kali ini untuk yang suka sinematografi yaitu The New York Film Academy. Ada sebuah universitas yang khusus menyediakan bidang studi perfilman/sinematografi, “The New York Film Academy” itu namanya. Nah sudah jelas kan lokasinya, yaitu di New York Amerika Serikat, jadi cocok untuk kalian yang suka dengan perfilman dan ingin belajar di kota New York ini.

Setiap bulan selalu ada saja film baru yang muncul di bioskop. Baik film lokal, Bollywood, Hollywood maupun film-film popular lain dari luar negeri. Selain membuat trend, menonton film juga sudah menjadi sebuah gaya hidup. Genrenya pun mulai bermacam-macam. Roman, mistery, action, animasi, science fiction dan masih banyak lagi. Anehnya para pencipta film ini selalu mempunyai ide segar. Bagaimana alur cerita, penokohan dan teknologi yang mereka tampilkan begitu apik.

Katakanlah Marvell studio. Kita tidak pernah tahu siapa lagi yang akan menyerang bumi dan sosok apa lagi yang menjadi pahlawan. Yang jelas, mereka selalu sukses membuat seluruh dunia menunggu. Apakah kamu salah satunya?

Dibalik itu semua, industry film bergerak sangat cepat dan selalu haus akan otak-otak cerdas. Mereka selalu menantu tangan-tangan berpotensi. Mereka juga terlibat dalam persaingan antar studio yang juga cukup ketat. Setiap tahun mereka berlomba untuk mendapat penghasilan tertinggi. Sejauh ini film Avatar mencetak rekor dengan penghasilan kotor $2.787.965.087. Wow! Tidak heran jika menjadi orang-orang di balik layar menjadi sebuah profesi baru nan menjanjikan.

Crew Film : “Mereka Berkarya Bukan Bekerja”

Banyak yang bilang membuat sebuah film tidak termasuk dalam sebuah pekerjaan berat. Oke, mari kita cari tahu maksud
sebenarnya dari kalimat tersebut. Menjadi seorang sutradara, penulis atau cameraman adalah pekerjaan yang sangat dinamis. Otak dan fisik mereka bekerja secara aktif. Sehingga, mustahil jika mereka bisa bertahan tanpa passion. Bekerja sesuai dengan passion bukan lagi diklasifikasikan sebagai “bekerja” pada umumnya. Ya! Karena mereka bahagia dan hobi mereka mendatangkan uang.

Bagaimana cara menjadi pekerja seni di industry film?

Meskipun mengandalkan bakat dan passion, dunia film tetap membutuhkan orang-orang yang telah banyak belajar. Khusunya telah lulus dari sebuah perguruan tinggi. Itu mengapa perguruan tinggi dengan jurusan cinematography, film dan animasi semakin diburu. Setiap kampus juga berlomba menawarkan kurikulum dan fasilitas terbaik. Salah satunya adalah New York Film Academy.

New York Film Academy adalah institusi pendidikan yang unik, yang mengkhususkan untuk menyediakan studi-studi khusus di bidang produksi dan pembuatan film, acting, dan animasi kepada seluruh pelajar peminatnya. Disana juga ada workshop khusus, yang juga menyediakan pembelajaran praktek dengan cara intensif dan melibatkan para pelajar secara langsung demi terciptanya skill dan kemampuan aktif dalam berkreasi, karena bisa meningkatkan pengalaman yang akan dibutuhkan saat terjun di dunia kerja.

Dalam pembuatan kurikulum, New York Film Academy bertukar pikiran dan ide dengan pelajar dan institusi-institusi diseluruh dunia untuk menciptakan sistem yang paling komprehensif dan program-program yang intensif untuk diaplikasikan ke seluruh sekolah-sekolah perfilman.

New York Film Academy mengadaptasi ide-ide dan elemen dari sekolah-sekolah perfilman yang mempunyai program-program yang sangat berkualitas dalam pembuatan film, acting, atau animasi yang sangat fleksibel dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan para pelajarnya. nyfa 1 Jurusan dan konsentrasi pembelajaran New York Film Academy menyeimbangkan pelajaran tentang seni dan praktek secara langsung, dengan tujuan untuk melatih para pelajarnya agar menjadi pembuat film, aktor dan animator yang handal.

Pelajaran yang disampaikan juga disesuaikan, mulai dari ruangan kelas, praktek di workshop, dan kolaborasi antara pelajar-pelajar yang mempunyai minat yang berbeda. Mulai dari hari pertama masuk, para pelajar sudah dikenalkan dan mengoperasikan kamera sendiri, ber-acting di sebuah studio, atau juga membuat model 3D. semuanya “learning by doing”.

Dalam semua workshop pembuatan film New York Film Academy, pelajar menjadi penulis, menjadi produser, director, dan mengedit dalam film karya mereka sendiri. Tambahannya, mereka juga bertukar dan saling membantu tugas atau peran-peran team yang lain, seperti pengatur fotografi dan camera-person assistant yang akan mereka rasakan dalam setting sesungguhnya. Begitu juga dengan workshop dan studio acting dan animasi yang diciptakan dengan suasana produksi film yang sesungguhnya. Para pelajar New York Film Academy tidak akan menemukan kelas yang berkapasitas besar, tetapi sesuai dengan peraturan jumlah pelajar dalam kelas-kelas yang akan berkolaborasi nantinya. Mereka akan membuat dan mengalami komunikasi antara para pelajar sendiri dan instruktur, yang menciptakan suasana yang sangat mirip dengan kegiatan produksi film yang sebenarnya, karena semua berkumpul dan bekerja sama dalam satu workshop sesuai peran kerjanya masing-masing.

New York Film Academy mentargetkan lingkungan yang akan membimbing mereka, mempromosikan dan mengembangkan skill-skill personal untuk selalu belajar dalam kompetisi yang aktif. Dalam filosofinya, New York Film Academy selalu membuka pintu yang lebar untuk para pelajar dan calon pelajar yang mempunyai latarbelakang yang berbeda-beda dan dari Negara dan ras yang juga berbeda. Sekolah-sekolah film adalah penyumbang terbanyak pelajar yang sekarang menuntut ilmu di New York Film Academy.

Belajar menjadi pembuat film, aktor, atau animator tidak di hasilkan karena “jumlah nilai.” Tetapi dihasilkan dari pengalaman, percobaan dan kegagalan, pendapat dan koreksi, juga pertanyaan dan jawaban. Dengan menjalani proyek-proyek dan terjun secara langsung dalam pembuatan film, semua pelajar pasti akan terbiasa dan akan terus mendekati sempurna dengan praktek-praktek yang mereka kerjakan.

Selain acting, animasi dan belajar dalam pembuatan film, para pelajar juga dituntut menjadi pembawa cerita. Director Film dihadapkan dengan tantangan untuk bayangan visual, dramatisasi, dan teknik. Aktor film menghadapi tantangan dengan mengubah cerita-cerita tersebut menjadi karakter yang hidup dan nyata. 3-D animator harus membuat dunia imajiner dan karakter dalam desain mereka sendiri. Workshop-workshop yang ada selalu membimbing para pelajar dengan cara menantang mereka untuk terjun langsung dan mengalami prosesnya sendiri; demi memperkuat sisi kreatif mereka yang akan menghidupi suatu cerita yang diubah menjadi nyata dalam film.

Dari semua sekolah perfilman, New York Film Academy adalah pilihan utama dari para pembuat film di Hollywood dan industry perfilman lainnya, termasuk anak dari Steven Spielberg, anak dari pembuat James Bond, Pierce Brosnan, anak dari aktor pemenang Academy Award F. Murray Abraham; adik dari director Luc Besson (The Fifth Element, La Femme Nikita); dan anak perempuan dari director Peter Bogdanovich yang merupakan talenta lulusan NYFA ini. Belum lagi film-film hebat yang berasal dari pelajar New York Film Academy yang tidak mempunyai koneksi samasekali kedalam industry film.

Persyaratan masuk di Newyork film Academy

Sekarang kita simak segala persyaratan dan apa saja yang harus kita siapkan untuk masuk di salah satu akademi perfilman yang ada di Amerika. Untuk dapat menjadi salah satu civitas akademika di New York Film Academy (NYFA), ada beberapa syarat yang perlu dilengkapi. Persyaratan buat masuk di sini cukup detail, jadi saya harap kamu bisa melengkapinya dengan benar.

A. Biaya Pendaftaran

Tiap calon mahasiswa NYFA mesti membayar biaya pendaftaran sebesar $75. Biaya ini mesti dibayarkan di awal dan tidak ada jaminan pengembalian bila sang pelamar tidak jadi mendaftar di NYFA.

B. Transkrip Nilai / Ijasah

Tiap pelamar harus melampirkan transkrip nilai plus ijasah pendidikan terakhir. Trasnkrip ini mesti dimasukin dalam
amplop tertutup dan terdapat cap yang resmi. Transkrip ini mesti asli dan tidak boleh di fotokopi.

C. Skor SAT dan ACT

SAT atau ACT adalah tes buat mengukur sejauh mana kemampuan akademik seseorang. Lewat tes ini, pihak penerimaan
mahasiswa baru di Bachelor of Fine Arts NYFA bisa mengukur kemampuan kalian yang mau daftar di sini. Untungnya,
mereka nggak mensyaratkan skor minimum lho. So, tinggal tunjukin aja sertifikat SAT atau ACT yang udah pernah kalian lakuin.

D. Surat Rekomendasi

Surat rekomendasi ini isinya menjelaskan sekaligus memverifikasi kemampuan pelamar buat mengikuti pendidikan di New York Film Academy. Surat rekomendasi dibuat sebanyak 2 buah, pastikan bahwa yang membuat surat rekomendasi ini adalah orang – orang yang berkompeten, misalnya guru, dosen, atau kepala sekolah. Trus, surat rekomendasi ini mesti dimasukkan dalam amplop tertutup dan dicap, kemudian dikirim ke bagian penerimaan mahasiswa baru.

E.Pernyataan Naratif

Surat berupa pernyataan naratif ini dibuat dalam bentuk esai dan diketik maksimal 3 halaman. Isinya menjelaskan alasan pelamar kenapa memilih studi Bachelor of Fine Arts di NYFA. Esai bisa menyangkut pengalaman pribadi, motivasi, inspirasi, dan cita – cita yang semuanya kudu relevan dengan jurusan yang dipilih di NYFA.

F. Portofolio kreatif

Untuk bisa mengukur kemampuan pelamar di bidang film, so mereka dituntut buat bikin portofolio sekreatif mungkin. Jenis dan format portofolio:

1. Untuk portofolio berupa film, dokumen mesti disimpan dalam bentuk DVD atau hyperlink yang menuju ke website yang
menampilkan film asli karya pelamar. Boleh juga ditambahkan slideshow berupa foto maksimal 10 buah.

2. Boleh menambahkan karya – karya pendukung lain seperti gambar sketsa, ilustrasi, storyboards, desain 3D, foto, atau gambar digital. Pelamar bisa menambahkan skenario film / cerita pendek dengan maksimal 10 halaman.

G. Tes Kemampuan Bahasa Inggris

Tes ini dibutuhin banget, secara dalam pembelajarannya nanti bahasa pengantar yang dipake adalah bahasa Inggris. Syarat – syarat yang mesti dilengkapi yakni:

1. Transkrip / ijasah sekolah / kampus di mana bahasa Inggris menjadi bahasa pengantar.
2. Skor TOEFL minimal 520, (190 untuk tes berbasis komputer, dan 68 untuk tes berbasis internet).
3. Skor IELTS minimal 5.5.
4. Sertifikat lulus pelatihan dengan level yang equivalen dengan skor TOEFL 520 paper-based.

H. Wawancara

1. Wawancara di Kampus
Wawancara dilakukan di New York atau Los Angeles dengan jadwal yang sudah diatur dan disekapati dengan perwakilan
dari NYFA.

2. Wawancara di luar kampus
a. Melalui telepon, dengan sebelumnya sudah membuat kesepakatan dengan perwakilan bagian penerimaan mahasiswa NYFA.
b. Bertatap muka langsung, wawancara ini bisa dilakukan di negara / tempat tinggal asal pelamar dengan membuat kesepakatan dengan perwakilan bagian penerimaan mahasiswa NYFA.

I. Deposit

Mahasiswa mesti menyetor deposit sebesar $1000 untuk program studi jangka panjang di NYFA. Deposit bisa dikembalikan jika di tengah jalan mahasiswa mengundurkan diri, namun dipotong biaya sebesar $100 untuk proses administrasi.

J. Syarat khusus bagi pelamar internasional

Mengisi dan mengumpulkan formulir aplikasi I-20 Certificate of Eligibility untuk Visa Pelajar F-1. Formulir aplikasi I-20 ini akan dikirim oleh pihak yang menangani urusan internasional di NYFA atas rekomendasi dari bagian penerimaan mahasiswa. Isi dari formulir aplikasi I-20 adalah:

Kuesioner

Pernyataan dari bank tertentu yang isinya menjamin bahwa pelamar memiliki dana yang cukup untuk membayar biaya studi di New York Film Academy beserta biaya hidup selama studi di sana. Jika sumber dana bukan dari pribadi, pelamar mesti melengkapi pernyataan dari sponsor atau pihak yang mendanai studinya.
– Formulir verifikasi kemampuan finansial yang mesti dilengkapi
– Fotokopi pasport
– Bukti pembayaran biaya pendaftaran sebesar $150
Setelah semua data dilengkapi, barulah pihak penerimaan mahasiswa baru di NYFA mengeluarkan Sertifikat I-20 yang sah untuk calon mahasiswa buat mengajukan aplikasi Visa Pelajar ke Kedutaan Besar Amerika yang ada di Indonesia. Biaya yang dikenakan untuk peneribitan visa ini bisa beragam, tergantung dari lokasi, prosedur, dan administrasi yang dilakukan.

Referensi:
The New York Film Academy, Pintu Masuk ke Hollywood

Share: